Selasa, 16 September 2014

Pemilihan Sunblock Yang Benar

Girls, setuju gak sih kalian kalau spot atau flek hitam memang bisa muncul di wajah tanpa diundang. Tentu saja hal itu membuat kita sering merasa "Aduh wajahnku gak enak dipandang nih. Bete". Ya kaan ???

Di dalam kulit biasanya memiliki tiga lapisan kulit seperti epidermis, dermis dan hypodermis.Jika wajah terkena problem hiperpigmentasi, maka secara otomatis lapisan kulit epidermis yang pertama-tama menjadi targetnya. Ini dikarenakan lapisan tersebut terletak di bagian teratas.Hiperpigmentasi sendiri dapat didefinisikan sebagai peningkatan pigemn kulit secara berlebihan, sehingga muncullah flek atau spot yang sangat mengganggu penampilan wajah.Selain itu, flek juga dapat terjadi karena hormon yang sedang meningkat drastis akibat kehamilan, mengkonsumsi pil KB, bekas-bekas jerawat, obat antibiotik, obat penenang, zat pewarna pada kosmetik dan kemotrapi. Pada gak mau kan kayak gini ?

Sinar matahari memang sehat untuk tubuh, tapi juga salah satu penyebab hiperpigmentasi, karena jika lebih dari jam 9 pagi akan mengakibatkan kulit terbakar dan keluar bintik hitam di wajah.Sinar ultraviolet juga bisa mengakibatkan melanoma yaitu jenis kanker kulit yang paling berbahaya. Mulailah memakai sunblock atau krim tabir surya pada wajah dan bagian tubuh yang tidak tertutup seperti tangan dan kaki.Perhatikan juga berapa jumlah SPF atau Sun Protecting Factor yang tertera pada labelnya, jika SPF 15, berarti anda mendapat perlindungan selama 150 menit.Akan lebih baik lagi jikan tabir surya memiliki kandungan vitamin C yang bersifat antioksidan, juga mengandung vitamin E untuk mencegah pengelupasan kulit yang diakibatkan oleh sinar matahari.Biasanya produk yang memiliki label bertuliskan "mengandung UVA/UVB filter" atau SPF kurang dari 15 dikategorikan sebagai sunscreen atau krim yang hanya mengandung bahan penyaringan sinar ultraviolet. Sementara total sunblock dapat diartikan sebagai pelindung yang memblokir masuknya sinar ultraviolet dengan kadar tinggi, yaitu memiliki SPF lebih dari 15.

Untuk menggunakan Sunblock yang benar, Naomi punya beberapa tips nih....
  • Gunakan sunblock dengan SPF 15 atau lebih jika akan beraktivitas di luar dan terkena sinar matahari secara langsung. Untuk yang kulitnya lebih putih membutuhkan sunblock yang lebih tinggi angka SPF-nya dibandingkan dengan yang berkulit gelap.
  • Pilih sunblock yang memberikan perlindungan terhadap berbagai macam radiasi, termasuk radiasi UV-A.
  • Pilih sunblock yang waterproof dan tahan keringat (sweatproof). Tanpa itu, sunblock mudah terhapus oleh keringat atau air saat berenang.
  • Pilih sunblock yang bebas PABA atau Para-aminobenzoic acid. PABA bisa membuat alergi pada kulit. PABA bisa membuat kulit teriritasi, kemerahan, dan makin sensitif terhadap sinar matahari.
  • Oleskan sunblock, 20 menit sebelum kamu beraktivitas di luar ruangan. Biarkan sunblock menyerap dan siap bekerja selama 20 menit. Pakai kembali setelah 20 menit terkena matahari. Kemudian oleskan sunblock setiap 2 jam sekali apalagi jika kamu berenang atau berkeringat. sunblock dengan label tahan air sebaiknya digunakan kembali setiap 40 menit.
  • Oleskan sunblock pada bagian hidung, telinga, belakang leher, dan daerah lain yang terkena sinar matahari. Hidung merupakan bagian yang paling banyak terkena sinar. Karena itu, jangan lupa oleskan sunblock  pada hidung dan sekitarnya.
Ada berbagai jenis sunblock. Jika kulitmu berminyak maka pilih sunblock berjenis gel. Sedangkan kulit kering, maka gunakan sunblock jenis krim. Untuk menunjang penggunaan sunblock, sebelumnya kalian bisa mengaplikasikan moisturizer atau pelembab yang sesuai dengan kondisi kuliat kalian apakah normal, kering, atau berminyak.
Karena pemilihan produk sesuai dengan type kulit itu sangat penting. Dan lebih baik lagi kalau dengan dan sesuai resep atau anjuran dokter kecantikan ataupun dokter spesialis kulit.

Selamat mencoba dan memilih yaaaa :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar